Feeds:
Pos
Komentar

Dear alumni pendidikan biologi 2007-2010.

Mohon bantuannya ya untuk mengisi tracer studi di bawah ini! Terima kasih atas partisipasinya, kami mendo’akan semoga kalian semua sukses dengan karirnya, barokah rezekinya, dan semua kita bisa masuk surga.

 

UAS MEDTEK2015

SIFAT: PROYEK

WAKTU 2 MINGGU

PROYEK: PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS VIDEO.

Langkah tugas:

  • Setiap orang membuat proyek berbeda sesuai tuntutan kompetensi dasar pada kurikulum 2013 (tugas tiap orang terlampir pada tabel). [SOAL BISA DIUNDUH DISINI UAS MEDTEK 2015] – DAFTAR HADIR  dan no absen KLIK DISINI —> absen kelas  dan Daftar_Nilai_24_Desember_2015.
  •  Silahkan merencanakan materi, gambar, dan video yang relevan untuk mencapai kompetensi dasar yang menjadi tujuan kurikulum.
  • Seluruh materi dapat dibuat dalam “movie maker” software bawaan Microsoft atau “imovie” software bawaan MACBOOK (apple) atau sumber online lainnya.
  • Susunan materi dalam video adalah sebagai berikut:

Halaman ke:

Isi

1

Pembuka berisi:

1.   Lambang UIN Jakarta

2.   Tulisan:

a.     Program Studi Pendidikan Biologi

b.     Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

c.      Tugas Media dan Teknologi Pembelajaran

d.     Tahun 2015

e.     Dosen: Dr. Yanti Herlanti, M.Pd

 

2

Biografi pembuat

1.     Foto

2.     Nama

3.     NIM

4.     Semester

5.     Alamat blog

3

Kompetensi Dasar

4

Daftar isi materi

5

Isi materi

6

Penutup

1.     Daftar pustaka

2.     Ucapan terima kasih pada yang sudah membantu proyek”

    • Materi video yang sudah dibuat diunggah ke blog yang anda punya. [Pikirkan cara unggahnya, apakah bisa langsung, atau harus melalui youtube dulu].
    • Penilaian dilihat dari empat aspek yaitu ketepatan waktu, kesesuaian dengan kompetensi dasar, orginalitas, kreatifitas. Rubrik penilaian adalah sebagai berikut:

Nilai

Ketepatan waktu [Upload di Blog]

Kesesuaian dengan kompetensi dasar

Orgininalitas

Visualisasi

A+

Dikumpulkan tepat waktu tanggal 8 Januari 2015

Sesuai dengan tuntutan kompetensi baik aspek kognitif maupun pengetahuan

100% foto dan gambar dibuat sendiri

Proposional dan menarik

A

Dikumpulkan tepat waktu tanggal 8 Januari 2015

Sesuai dengan tuntutan kompetensi baik aspek kognitif maupun pengetahuan

>50% foto dan gambar dibuat sendiri

Proposional dan menarik

A-

Dikumpulkan tepat waktu tanggal 8 Januari 2015

Sesuai dengan tuntutan kompetensi baik aspek kognitif maupun pengetahuan

<49% foto dan gambar dibuat sendiri

Proposional dan menarik

B+

Dikumpulkan telat 2 hari tanggal 10 Januari 2015

Sesuai dengan tuntutan kompetensi dari aspek pengetahuan saja

<49% foto dan gambar dibuat sendiri

Proposional dan menarik

B

Dikumpulkan telat 3 hari tanggal tanggal 11 Januari 2015

Sesuai dengan tuntutan kompetensi dari aspek pengetahuan saja

<49% foto dan gambar dibuat sendiri

Proposional dan menarik

C+

Dikumpulkan telat 3 hari 11 Januari 2015

Sesuai dengan tuntutan kompetensi dari aspek pengetahuan saja

<49% foto dan gambar dibuat sendiri

Kurang baik dalam Proposional dan kemenarikan visual

D [Tidak lulus]

Dikumpulkan lebih dari tanggal 11 Januari 2015

 

 

 

PERHATIKAN TUGAS MASING-MASING ORANG, GUNAKAN DAFTAR HADIR UAS UNTUK MENENTUKAN NOMOR ABSEN ANDA!

No ABSEN KELAS A NO absen Kelas B TUGAS
1 34 Memahami tentang ruang lingkup biologi (permasalahan pada berbagai obyek biologi dan tingkat organisasi kehidupan), metode ilmiah dan prinsip keselamatan kerja berdasarkan pengamatan dalam kehidupan sehari-hari.
2 33 Menganalisis data hasil obervasi tentang berbagai tingkat keanekaragaman hayati (gen, jenis dan ekosistem) di Indonesia.
3 32 Menerapkan pemahaman tentang virus berkaitan dengan ciri, replikasi, dan peran virus dalam aspek kesehatan masyarakat.
4 31 Menerapkan prinsip klasifikasi untuk menggolongkan archaebacteria dan eubacteria berdasarkan ciri-ciri dan bentuk melalui pengamatan secara teliti dan sistematis.
5 30 Menerapkan prinsip klasifikasi untuk menggolongkan protista berdasarkan ciri- ciri umum kelas dan perannya dalam kehidupan melalui pengamatan secara teliti dan sistematis.
6 29 Menerapkan prinsip klasifikasi untuk menggolongkan jamur berdasarkan ciri- ciri dan cara reproduksinya melalui pengamatan secara teliti dan sistematis.
7 28 Menerapkan prinsip klasifikasi untuk menggolongkan tumbuhan ke dalam divisio berdasarkan pengamatan morfologi dan metagenesis tumbuhan serta mengaitkan peranannya dalam kelangsungan kehidupan di bumi.
8 27 Menerapkan prinsip klasifikasi untuk menggolongkan hewan ke dalam filum berdasarkan pengamatan anatomi dan morfologi serta mengaitkan peranannya dalam kehidupan.
9 26 Menganalisis informasi/data dari berbagai sumber tentang ekosistem dan semua interaksi yang berlangsung didalamnya.
10 25 Menganalisis data perubahan lingkungan dan dampak dari perubahan perubahan tersebut bagi kehidupan.
11 24 Memahami tentang komponen kimiawi penyusun sel, ciri hidup pada sel yang ditunjukkan oleh struktur, fungsi dan proses yang berlangsung di dalam sel sebagai unit terkecil kehidupan.
12 23 Menganalisis berbagai proses pada sel yang meliputi: mekanisme transpor pada membran, difusi, osmosis, transpor aktif, endositosis, dan eksositosis, reproduksi, dan sintesis protein sebagai dasar pemahaman bioproses dalam sistem hidup.
13 22 Menerapkan konsep tentang keterkaitan hubungan antara struktur sel pada jaringan tumbuhan dengan fungsi organ pada tumbuhan berdasarkan hasil pengamatan.
14 21 Menerapkan konsep tentang keterkaitan hubungan antara struktur sel pada jaringan hewan dengan fungsi organ pada hewan berdsarkan hasil pengamatan.
15 20 Menganalisis hubungan antara struktur jaringan penyusun organ pada sistem gerak dan mengaitkan dengan bioprosesnya sehingga dapat menjelaskan mekanisme gerak serta gangguan fungsi yang mungkin terjadi pada sistem gerak manusia melalui studi literatur, pengamatan, percobaan, dan simulasi.
16 19 Menganalisis hubungan antara struktur jaringan penyusun organ pada sistem sirkulasi dan mengaitkannya dengan bioprosesnya sehingga dapat menjelaskan mekanisme peredaran darah serta gangguan fungsi yang mungkin terjadi pada sistem sirkulasi manusia melalui studi literatur, pengamatan, percobaan, dan simulasi.
17 18 Menganalisis hubungan antara struktur jaringan penyusun organ pada sistem pencernaan dan mengaitkannya dengan nutrisi dan bioprosesnya sehingga dapat menjelaskan proses pencernaan serta gangguan fungsi yang mungkin terjadi pada sistem pencernaan manusia melalui studi literatur, pengamatan, percobaan, dan simulasi.
18 17 Menganalisis hubungan antara struktur jaringan penyusun organ pada sistem respirasi dan mengaitkannya dengan bioprosesnya sehingga dapat menjelaskan proses pernapasan serta gangguan fungsi yang mungkin terjadi pada sistem respirasi manusia melalui studi literatur, pengamatan, percobaan, dan simulasi.
19 16 Menganalisis hubungan antara struktur jaringan penyusun organ pada sistem ekskresi dan mengaitkannya dengan proses ekskresi sehingga dapat menjelaskan mekanisme serta gangguan fungsi yang mungkin terjadi pada sistem ekskresi manusia melalui studi literatur, pengamatan, percobaan, dan simulasi.
20 15 Menganalisis hubungan antara struktur jaringan penyusun organ pada sistem koordinasi dan mengaitkannya dengan proses koordinasi sehingga dapat menjelaskan peran saraf dan hormon dalam mekanisme koordinasi dan regulasi serta gangguan fungsi yang mungkin terjadi pada sistem koordinasi manusia melalui studi literatur, pengamatan, percobaan, dan simulasi.
21 14 Mengevaluasi pemahaman diri tentang bahaya penggunaan senyawa psikotropika dan dampaknya terhadap kesehatan diri, lingkungan dan masyarakat.
22 13 Menganalisis hubungan antara struktur jaringan penyusun organ reproduksi dengan fungsinya dalam proses reproduksi manusia melalui studi literatur, pengamatan, percobaan, dan simulasi.
23 12 Menerapkan pemahaman tentang prinsip reproduksi manusia untuk menanggulangi pertambahan penduduk melalui program keluarga berencana (KB) dan peningkatan kualitas hidup SDM melaui pemberian ASI ekslusif.
24 11 Mengaplikasikan pemahaman tentang prinsip-prinsip sistem immun untuk meningkatkan kualitas hidup manusia dengan kekebalan yang dimilikinya melalui program immunisasi sehingga dapat terjaga proses fisiologi di dalam tubuh.
25 10 Menganalisis hubungan antara faktor internal dan eksternal dengan proses pertumbuhan dan perkembangan pada Mahluk Hidup berdasarkan hasil percobaan.
26 9 Memahami peran enzim dalam proses metabolisme dan menyajikan data tentang proses metabolisme berdasarkan hasil investigasi dan studi literatur untuk memahami proses pembentukan energi pada makhluk hidup.
27 8 Menganalisis keterkaitan antara struktur dan fungsi gen, DNA, kromosom dalam proses penurunan sifat pada mahluk hidup serta menerapkan prinsi-prinsip pewarisan sifat dalam kehidupan.
28 7 Menganalisis proses pembelahan sel.
29 6 Memahami pola-pola Hukum Mendel
30 5 Memahami pola-pola hereditas pautan dan pindah silang.
31 4 Menganalisis hereditas pada manusia.
32 3 Menganalisis peristiwa mutasi.
33 2 Menganalisis tentang teori evolusi dan seleksi alam dengan pandangan baru mengenai pembentukan spesies baru di bumi berdasarkan studi literatur.
34 1 Memahami tentang prinsip-prinsip bioteknologi yang menerapkan bioproses dalam menghasilkan produk baru untuk meningkatkan kesejahteraan manusia dalam berbagai aspek kehidupan.

Karya mahasiswa #medtek2015

Saya bangga pada kalian! Telah bekerja keras untuk menyajikan presentasi terbaik! Berikut ini adalah karya mahasiswa yang sudah di upload di YOUTUBE.  Kira-kira video jagoan kamu mana ya? Ayo, like videonya! #yg paling banyak dilike yang paling, ok!#

A. Pendahuluan

Kita akan mendiskusikan sebuah gaya hidup.  Kalian tahu “Vegan”? Vegan adalah sebutan bagi vegetarian.  Orang yang memilih makan sumber pangan nabati saja.  Bukan sekedar alasan agama, saat ini menjadi vegan menjadi gaya hidup yang konon katanya lebih sehat dibandingkan dengan menjadi omnivor.  Kita akan mendiskusikan pendapat kalian terkait vegan ini.

 

B.  Tugas

Langkah dalam diskusi online ini adalah sebagai berikut:

  1.  Bacalah sumber-sumber online maupun offline terkait dengan gaya hidup vegan.
  2. Setelah baca berbagai sumber, tentukan pendapatmu “SETUJU atau TIDAK SETUJU menjadi seorang vegan.
  3. Tulislah pendapatmu tersebut, posting pendapatmu di EDMODO pada kolom Assigment yang sudah disediakan!   Ingat setiap kali kalian mengemukakan pendapat harus dijelaskan referensi pendapat kamu itu dari mana saja! [kalian diberikan kesempatan sampai hari jum’at 4 Dessember 2015 sampai dengan pukul 12.00 WIB, untuk memposting opini kalian].
  4. Setelah kalian memposting pendapat masing-masing, pada Hari Jum’at 4 Desember 2015 pukul 20.00-21.00 kita akan mendiskusikan pendapat kalian tersebut di FACEBOOK.

C. Sumber

Berikut ini sumber-sumber bacaan yang bisa kalian baca:

kontra vegan

Pro Vegan

 

D.  Evaluasi

Penilaian pada diskusi ini merupakan penilaian individu.  Point nilai adalah sebagai berikut:

NILAI PENDAPAT DI EDMODO:

A, jika pendapat disampaikan dengan bahasa indonesia yang baik dan benar, disertai dengan rujukan riset yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah (sumber jurnal penelitian)

B. jika pendapat disampaikan dengan bahasa indonesia yang baik dan benar, disertai dengan rujukan opini orang-orang tertentu atau majalah tertentu.

C, jika pendapat disampaikan dengan bahasa indonesia yang baik tapi  tidak jelas disertai sumber rujukan ada tapi tidak jelas.

D, jika pendapat disampaikan dengan bahasa Indonesia yang tidak baik, tidak jelas, sumber rujukan mengkhayal.

 

NILAI PENDAPAT DI FACEBOOK (DISKUSI ONLINE)

1 = Mengemukakan pendapat baru/ada tambahan informasi baru, tidak sama dengan pendapat teman lainnya.

0=Mengemukakan pendapat tapi sama dengan pendapat yang sudah ada.

-1=Mengemukakan pendapat ngasal, tidak sesuai dengan konteks yang ada, cenderung bergurau.

 

——–let’s enjoy the online learning!—–

 

Learning Biology by Singing

 

 

Song of Cell

Dibuat oleh sekelompok pelajar untuk tugas sekolahnya! See, how the picture …so orginal!

Perhatikan konten-nya dapat, fun juga dapat!

Take Home Examination

Subject Matter: Science Curriculum Review

For Semester 5th

Waktu pengumpulan:  Jum’at tanggal 6 November 2013 jam 16,00 di Meja ibu Yanti Herlanti

Soal

  1.  Buatlah perbedaan antara kurikulum terpadu 1-10 (dari seluler s.d networking) dalam bentuk tabel cek list seperti di bawah ini!
No Aspek Kurikulum Terpadu

(diisi dengan V =ada dan X=tidak ada)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1
2
3
4
5
dst

Keterangan

  1. Seluler
  2. ….
  3. …..
  4. …..
  5. ….
  6. ….
  7. ….
  8. ….
  9. ….
  10. Networking

 2.  Buatlah satu buah contoh penerapan kurikulum tematik untuk IPA Terpadu SMP (Kimia, Fisika, Biologi, dan Ilmu Bumi) gunakan kurikulum SMP 2013 untuk membuat kurikulum ini.

a. bagaimana bentuk jejaring laba-laba/web?

b. apa tema sentralnya?

c. topik apa saja yang dipadukan dalam pembelajaran tematik?

3. Buatlah sebuah contoh penerapan model pasang benang dengan menggunakan beberapa mata pelajaran,  Gunakan kurikulum 2013 untuk membuat model pasang benang!

a.  mata pelajaran apa saja yang dipadukan?

b.  keterampilan berpikir apa yang menjadi benang pengikatkannya?

c. capaian apa yang ingin dicapai dalam mata pelajaran?

d.  bagaimana untainya?

SELAMAT MENGERJAKAN!  ADA PERTANYAAN SILAHKAN WA-ME!

“Kalian cari informasi tentang bencana alam di internet ya, cari aja di google!”

Guru SD bahkan mungkin SMA pernah meminta peserta didik untuk mencari literatur di internet. Kita pun biasa membebaskan peserta didik untuk bebas mencari menggunakan mesin pencari di internet, sebutlah salah satu yang populernya google. Penahkah kita berpikir bahwa peserta didik terutama di tingkat pendidikan dasar akan tersesat di situs-situs yang tidak layak mereka lihat?

Internet adalah hutan belantara peserta didik memerlukan pemandu dalam berselancar di dunia maya

Internet adalah hutan belantara, dan bagaimana jadinya jika kita tidak menyiapkan rute untuk melaluinya? Apakah peserta didik akan sampai pada tujuan dengan cepat, secepat yang kita harapkan? Apakah peserta didik akan menemukan artikel-artikel sesuai harapan? Mana yang lebih banyak peserta didik habiskan di depan computer berpetualang di berbagai situs yang ternyata isinya tidak diharapkan ataukah mendapatkan artikel sesuai tujuan pembelajaran? Kita semua harus menyadari bahwa “internet adalah hutan belantara”, sehingga kita perlu pemandu bagi peserta didik ketika berselancar di dunia maya.

Pertanyaannya siapa yang bisa menjadi pemandu? Orang tuanya? Atau pedoman yang diberikan secara bertahap oleh para guru ketika mereka berselancar didunia maya.   Jika sebuah pedoman yang diberikan guru bagaimana cara membuatnya?

Pada tahun 1995 Dodge mengembangkan webquest untuk memandu peserta didik dalam mengkonstruksi informasi. Webquest adalah sebuah aktivitas berorientasi pada penemuan dengan memanfaatkan sumber informasi yang berasal dari internet. Model ini dikembangkan oleh Dodge dan Tom March pada Febuari 1995. Dodge mengkatagorikan webquest sebagai proyek microworld. Microworld adalah media digital yang didasarkan pada prinsip penemuan baru, permainan, dan penemuan kembali.

Dodge mengembangkan enam atribut kritis pada webquest, yaitu pendahuluan (introduction), tugas (task), sumber informasi (information source), proses (process), pedoman mengatur informasi yang diperoleh (guidence), dan kesimpulan (conclucion). Pada ahli terus mengembangkan webquest, kini atribut kritis webquest ada enam unsur yaitu pendahuluan (introduction), penugasan (task), sumber (resources), proses (process), evaluasi (evaluation), dan kesimpulan (conclusion). Atribut kritis ini disebut juga unsur kunci webquest. Unsur kunci dan fungsinya dapat dilihat pada tabel.

UNSUR KUNCI WEBQUEST FUNGSI
Pendahuluan Menyediakan informasi latar belakang topik dan menetapkan tahap untuk penyelidikan atau aktivitas
Penugasan Meliputi aktivitas yang dapat dilaksanakan dan menarik bagi pelajar
Sumber Menyediakan tautan dari sumber berbasis internet yang dapat diakses siswa untuk melengkapi aktivitasnya, tautan kemudian disertakan pada proses
Proses Menyediakan pedoman langkah demi langkah untuk melengkapi aktivitas.   Proses menyediakan deskripsi yang jelas sehingga pelajar dapat melengkapi tugasnya
Evaluasi Menggambarkan dengan jelas apa yang pelajar harus lakukan agar mendapatkan kesuksesan, biasanya disediakan pula format rubrik atau daftar cek
Kesimpulan Merupakan penutup aktivitas dan meringkas apa yang pengajar harapkan pada siswa yang telah melengkapi aktivitas

Sumber: Strickland (2006)

Unsur-unsur kunci ini diibaratkan dengan potongan balok bangunan (lego), yang terdiri pendahuluan (introduction), tugas (task), proses (process), evaluasi (evaluation), dan kesimpulan (conclusion). Potongan balok ini terpisah satu sama lain, tetapi dapat disusun menjadi bentuk struktur sesuai tujuan penyusunnya.   Berdasarkan analogi ini, unsur kunci merupakan struktur untuk mencapai tujuan pembelajaran. Contoh webquest pada tingkat sekolah dasar dapat dilihat pada gambar. Pada bagian proses, selain menjelaskan tahapan yang harus dilakukan peserta didik, juga menyediakan tautan yang bisa dibuka peserta didik, sehingga peserta didik tidak kelayapan di google dan menemukan situs-situs yang tidak diharapkan serta menghabiskan banyak waktu untuk mencari situs yang sesuai dengan tugas yang diberikan guru.

Sumber: http://questgarden.com/177/99/3/150124143141/index.htm

Pada konteks negara Indonesia, pembuatan webquest memerlukan biaya yang lumayan, langganan domain pertahun kuang lebih 300 ribu rupiah, belum lagi membuat situsnya yang bisa memakan biaya 1-5 juta rupiah, karena membuat webquest memerlukan keterampilan sebagai webmaster. Rasanya tidak ada guru yang mau berlelah-lelah membayar begitu besar untuk membuat sebuah webquest. Walaupun begitu, unsur-unsur quest yaitu pendahuluan, tugas, proses, sumber, evaluasi, dan kesimpulan sebagai unsur kunci yang memandu peserta didik dalam memenuhi tugas berbasis internet yang diberikan guru.

Pada konteks Indonesia, media sosial seperti blog dapat digunakan sebagai media pengganti web. Blog? Ya Blog. Blog (singkatan dari web log) adalah situs khusus yang dibuat oleh individu atau sekelompok penulis dengan menambahkan tulisan secara teratur. Blog merupakan kumpulan artikel yang ditulis dan diatur secara kronologis terbalik yaitu tulisan terakhir ada di beranda paling atas.

Istilah web log pertama kali muncul dari sebuah makalah sebuah konferensi pada 14 Agustus 1995. Makalah tersebut berjudul “Explorating the World-Wide Web for Electronic Meeting Document Analysis and Management” oleh G. Raikundalia & M. Rees, dosen dari Bond University, Australia. Menurut Riley, (2005)istilah weblog mengacu pada catatan-catatan pinggir pada sebuah situs. Istilah weblog yang diambil dari kata “logging the web”. Logging berarti masuk, jadi logging the web bisa diartikan memasuki web”. Kala itu web log berisi panduan bagi orang yang masuk ke belantara web dengan cara menyortir tautan menarik berdasarkan opininya. Pada tahun 1999, Peter Merholz menyebut web log dengan wee blog, dampaknya orang memperpendek web log menjadi blog.

Guru dapat membuat personal blog secara gratis. Penggunaannya pun sangat mudah, mirip dengan media sosial lainnya seperti facebook. Bedanya jika facebook hanya dapat diakses oleh orang-orang yang menjadi pertemanan kita, weblog dapat diakses secara luas dan terbuka.

Unsur-unsur quest yaitu pendahuluan, tugas, proses, evaluasi, dan kesimpulan digunakan sebagai pemandu dalam pembuatan tugas yang dilakukan peserta didik. Unsur-unsur ini tetap dapat disisipan dalam weblog berupa sebuah posting/kiriman. Penyisipan unsur-unsur quest ke dalam weblog kemudian disebut dengan blogquest.

Bagaimana cara memberi penugasan menggunakan internet pada peserta didik?

Pertama, buatlah sebuah blog pribadi. Kedua rancanglah apa yang akan ditugaskan kepada peserta didik. Misalnya di kelas empat kurikulum 2013 ada tema pekerjaan. Guru dapat memberi tugas mengenalkan pekerjaan antariksawan kepada peserta didik. Untuk keperluan tersebut guru dapat merancang isi yang akan dimasukan pada tiap bagian quest (yaitu A. Pendahuluan, B. Tugas, C. Proses, D. Evaluasi, dan E. Kesimpulan). Contoh quest untuk topik ini yang telah dibuat dalam sebuah blog dapat diakses di http://sekolahhikari.com/2015/02/08/antariksawan-masa-depan-kelas-4/. Ketiga melaksanakan pemberian tugas. Penugasan menggunakan internet bisa dilakukan bila sekolah mempunyai akses pada jaringan internet, tugas ini dapat juga menjadi tugas rumah dengan memperhatikan akses internet yang dimiliki peserta didik di rumahnya. Keempat mengevaluasi penugasan yang telah diberikan. Tugas yang telah diberikan dapat dievaluasi sesuai dengan tujuan pembelajaran, penilaian dapat dilakukan dengan portofolio, produk, atau kinerja sesuai dengan tugas yang telah diberikan.

Pemberian tugas pada peserta didik untuk menggunakan sumber belajar internet ternyata memerlukan keterampilan untuk mengelolanya bukan? Ya, memberi tugas menggunakan internet memang memerlukan keterampilan tertentu dari para guru bukan sekedar literasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) guru, karena sesungguhnya internet adalah hutan belantara bagi peserta didik. Ayo! Para guru tingkatkan terus keterampilan menggunakan TIK.

Tulisan ini dimuat di Tabloid Aksara.  Untuk kebutuhan referensi silahkan melakukan pengutipan sebagai berikut:

Herlanti, Y. (2015).  BlogQuest: Bagaimana cara guru mengelola pembelajaran berbasis internet.  Tabloid Aksara, Edisi 92-93.